Tampilkan postingan dengan label joke. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label joke. Tampilkan semua postingan

Selasa, Mei 24, 2011

Bahasa Korea

Bahasa Korea (한국어/한국말) adalah bahasa yang paling luas digunakan di Korea, dan merupakan bahasa resmi Korea Selatan dan Korea Utara. Bahasa ini juga dituturkan secara luas di Yanbian di Cina timur laut. Secara keseluruhan terdapat sekitar 78 juta penutur bahasa Korea di seluruh dunia termasuk kelompok-kelompok besar di Uni Soviet,AS, Kanada dan Jepang. Klasifikasi resmi bahasa Korea masih belum disetujui secara universal, namun dianggap oleh banyak orang sebagai bahasa isolat. Beberapa ahli bahasa memasukkannya ke dalam kelompok bahasa Altaik. Bahasa Korea juga banyak mirip dengan bahasa Jepang yang status kekerabatannya juga kurang jelas.

Sistem penulisan bahasa Korea yang asli — disebut Hangul — merupakan sistem yang silabik dan fonetik. Aksara-aksara Sino-Korea (Hanja) juga digunakan untuk menulis bahasa Korea. Walaupun kata-kata yang paling umum digunakan merupakan Hangul, lebih dari 70% kosakata bahasa Korea terdiri dari kata-kata yang dibentuk dari Hanja atau diambil dari bahasa Mandarin.

Huruf ini dikenalkan oleh Raja Sejong pada abad ke-15, dikenal sebagai Hunmin Jeongeum. Namun istilah Hangul baru dikenal pada permulaan abad ke-20. Setelah Hangeul digunakan pun, Hanja masih tetap dipakai, sedang Hangeul dipakai oleh orang-orang tidak berpendidikan, wanita dan anak-anak.

Namun pada perkembangannya, Hangeul makin banyak digunakan bahkan pada abad ke-19 dan permulaan abad ke-20, penggunaan Hangeul dan Hanja seimbang. Namun kini, Hanja hanya dijumpai pada tulisan-tulisan akademik dan resmi, sedangkan hampir semua papan nama, jalan, petunjuk, bahkan tulisan-tulisan informal ditulis dalam Hangeul.

Bahasa Korea pada dasarnya memiliki dialek-dialek yang saling bertalian satu sama lain. Setiap wilayah dapat memahami dialek lainnya, kecuali dialek Pulau Jeju yang dianggap kurang bisa dimengerti dari dialek-dialek provinsi lainnya.


Dikutip dari (http://id.wikipedia.org)


Nah, jika teman-teman disini yang ingin belajar bahasa Korea, saya punya beberapa kosakata yang mungkin dapat membantu dalam memperkaya kosakata Bahasa Korea.

Silahkan disimak.

Kurang ajar = Mou Nyong
Tidak Lurus = Men Chong
Pria Suka Dandan = Ben Chong
Tiba-tiba = She Khoyong Khoyong
Tidak Punya Duit = Nao Dong
Pengangguran = Nong Krong
Belanja = Bao Rhong
Merampok = Cho Long
Saringan Botol = Choo Rhong
Kendaraan Berkuda = An Dhong
Jual Mahal = Gheng Xi Dhong
Melamun = Bae Ngong
Mulut = Mon Chong
Sosis = Lap Chong
Suami dari Adiknya Papa = Ku Chong
Kiss Me = Soon Dhong Yang
Sweet Memory = Choo Pang Dhong
Mobil Mogok = Dho Rong Dhong
Lapangan Luas = Park King Lot
Pantat Gatal-Gatal = Che Baok Dhong
Nasi Dibungkus Daun Pisang = Lon Thong
Bagian Belakang = Bho Khong
Masih Muda = Bron Dhong
Pantat Gatal = Ga Rhuk Dong
Telur Asin = Ndok A Chin
Sendok Besar = Chen Thong
Celana Sobek = Bho Long
Kepala Botak = Kin Chlong
Lagi Menyanyi = Me Lo Lhong
Orang Hitam = Goo Shong
Berbulu = Gee Rhan Dhong
Jongkok di Pinggir Kali = Be Ol Dhong

Jangan dianggap serius...
Just Kidding...!!!


Pesan saya:
Tersenyumlah selagi masih dapat tertawa...
Hehehe... *piss... :P

Jumat, November 19, 2010

Nasi itu BERBAHAYA

Hasil research yang baru saja dilakukan membuktikan bahwa makan nasi ternyata tidak baik bagi kita.

1. NASI MENYEBABKAN KECANDUAN.

Responden yg kami uji untuk tidak makan nasi seharian akan merasa menderita dan sangat menginginkan makan nasi.

2. SETENGAH dari seluruh siswa Indonesia yang makan nasi nilainya ada di bawah rata-rata kelas.

3. Suku-suku pada zaman batu yang tidak pernah makan nasi terbukti TIDAK PERNAH mengidap Tumor, Alzheimer, Osteoporosis, ataupun Parkinson.

4. Dokter melarang bayi yang baru lahir untuk makan nasi. Menjadi bukti bahwa nasi memang punya dampak BERBAHAYA yang sudah dibuktikan oleh ilmu kedokteran.

5. Nasi yang kering biasa dimakan oleh ayam. Nah, sekarang anda perlu curiga dari mana FLU BURUNG berasal.

6. Jumlah pemakan nasi di Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pemakan nasi di negara maju. Ini mungkin salah satu penyebab KETERBELAKANGAN pada negara ini.

7. Di warung-warung, biasanya para buruh makan nasi dalam jumlah lebih banyak daripada kaum eksekutif. Hal ini membuktikan bahwa makan nasi MENURUNKAN kemampuan ekonomi seseorang.

9. Makan nasi dapat menyebabkan rasa haus alias MENYERAP air. Padahal tubuh kita sebagian besar terdiri dari air.

10. Dalam kondisi tertentu, makan nasi MENINGKATKAN resiko kematian. Misalnya makan nasi bungkus sambil nyebrang jalan tol.

11. Pengidap DIABETES lebih dianjurkan makan kentang daripada nasi. Berarti nasi emang kurang baik bagi KESEHATAN.

12. Makan nasi menyebabkan keinginan mengkonsumsi sayur dan lauk. Misalnya nasi bandeng (nasi + bandeng goreng), nasi kucing (nasi + kucing goreng), dsb. Hal ini bisa menyebabkan OBESITAS.

15. Nasi DIMASAK dalam suhu lebih dari 100 derajat Celsius. Itu panas yang cukup untuk MEMBUNUH orang.

16. Mudah kehilangan konsentrasi, sehingga tidak tahu point No. 8,13 dan 14 tidak ada.

Tarohan...!!!

Anda pasti akan melihat ke atas lagi untuk membuktikan No. 8, no. 13 dan No. 14 tidak ada.

Itulah keburukan dari makan NASI...!!!



Note:

Just for FUN...!!!